Ketika mendengar kata farmasi, kebanyakan dari kita akan terbayang obat-obatan dan apotek. Padahal, lingkup farmasi tidak sebatas itu.
Pada
dasarnya, Farmasi memang ilmu membuat obat dari bahan alam maupun
sintetik. Seni dunia farmasi adalah pada proses pembuatan obat yang
cocok dan aman digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit.
Sebagai
mahasiswa Farmasi, kamu akan belajar tentang identifikasi, seleksi,
preservasi, kombinasi, aksi farmakologi, serta analisis dan
standardisasi obat dan bahan obat. Kamu juga akan mempelajari cara
distribusi, penyimpanan dan penggunaan yang tepat dan aman.
Pada
jenjang sarjana, mahasiswa Farmasi akan belajar dasar-dasar ilmu
pengetahuan dan teknologi bidang kefarmasian. Kamu dapat mengembangkan
kualifikasi keilmuan ini pada program pendidikan strata selanjutnya.
Nah, untuk menjadi apoteker, kamu masih harus menempuh pendidikan
profesi selama sekira satu tahun.
Ketika lulus, kamu dapat
mengaplikasikan ilmumu dalam kegiatan produksi, pengawasan mutu, dan
atau pelayanan kefarmasian. Kamu juga diharapkan dapat merumuskan solusi
atas berbagai masalah bidang kefarmasian.
Sedikitnya ada empat
bidang farmasi yang bisa kamu tekuni di bangku kuliah yakni
Farmakokimia, Biologi Farmasi, Farmaseutik, dan Farmakologi.
Bidang
Farmakokimia akan melatihmu menganalisis dan mensintesa senyawa.
Misalnya, menganalisis kandungan boraks dalam bakso atau formalin dalam
tahu, serta mensintesa vitamin C.
Konsentrasi bidang Biologi
Farmasi adalah mengambil senyawa alam untuk dijadikan obat. Dunia
Farmaseutik berhubungan dengan pembuatan sediaan farmasi dan
teknologinya. Sediaan farmasi yang biasa kita kenal adalah yang
berbentuk tablet, krim, dan sirup.
Jika menekuni Farmakologi, kamu akan berkutat dengan pengujian efek suatu senyawa aktif maupun sediaan farmasi.
Nah, jadi jelas kan, lulusan farmasi enggak melulu jadi apoteker karena bidang kajiannya pun luas.
Prodi Farmasi di antaranya dapat kamu temukan di kampus-kampus negeri berikut:
1. Universitas Sumatera Utara (USU), Medan
2. Universitas Andalas (Unand), Padang
3. Universitas Indonesia (UI), Depok
4. Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta
5. Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung
6. Institut Teknologi Bandung (ITB)
7. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto
8. Universitas Gadjah Mada (UGM)
9. Universitas Airlangga (Unair)
10. Universitas Jember (Unej), Jember
11. Universitas Udayana (Unud), Denpasar
12. Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), Banjarmasin
13. Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda
14. Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar
15. Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar(rfa)
Sumber:kampus.okezone.com


0 komentar:
Posting Komentar