Minggu, 20 Mei 2012

Lulus farmasi tak hanya jadi Apoteker

Dyah Wulandary S

Ketika mendengar kata farmasi, kebanyakan dari kita akan terbayang obat-obatan dan apotek. Padahal, lingkup farmasi tidak sebatas itu.


Pada dasarnya, Farmasi memang ilmu membuat obat dari bahan alam maupun sintetik. Seni dunia farmasi adalah pada proses pembuatan obat yang cocok dan aman digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit.

Sebagai mahasiswa Farmasi, kamu akan belajar tentang identifikasi, seleksi, preservasi, kombinasi, aksi farmakologi, serta analisis dan standardisasi obat dan bahan obat. Kamu juga akan mempelajari cara distribusi, penyimpanan dan penggunaan yang tepat dan aman.

Pada jenjang sarjana, mahasiswa Farmasi akan belajar dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kefarmasian. Kamu dapat mengembangkan kualifikasi keilmuan ini pada program pendidikan strata selanjutnya. Nah, untuk menjadi apoteker, kamu masih harus menempuh pendidikan profesi selama sekira satu tahun.

Ketika lulus, kamu dapat mengaplikasikan ilmumu dalam kegiatan produksi, pengawasan mutu, dan atau pelayanan kefarmasian. Kamu juga diharapkan dapat merumuskan solusi atas berbagai masalah bidang kefarmasian.

Sedikitnya ada empat bidang farmasi yang bisa kamu tekuni di bangku kuliah yakni Farmakokimia, Biologi Farmasi, Farmaseutik, dan Farmakologi.

Bidang Farmakokimia akan melatihmu menganalisis dan mensintesa senyawa. Misalnya, menganalisis kandungan boraks dalam bakso atau formalin dalam tahu, serta mensintesa vitamin C.

Konsentrasi bidang Biologi Farmasi adalah mengambil senyawa alam untuk dijadikan obat. Dunia Farmaseutik berhubungan dengan pembuatan sediaan farmasi dan teknologinya. Sediaan farmasi yang biasa kita kenal adalah yang berbentuk tablet, krim, dan sirup.

Jika menekuni Farmakologi, kamu akan berkutat dengan pengujian efek suatu senyawa aktif maupun sediaan farmasi.

Nah, jadi jelas kan, lulusan farmasi enggak melulu jadi apoteker karena bidang kajiannya pun luas.

Prodi Farmasi di antaranya dapat kamu temukan di kampus-kampus negeri berikut:

1. Universitas Sumatera Utara (USU), Medan
2. Universitas Andalas (Unand), Padang
3. Universitas Indonesia (UI), Depok
4. Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta    
5. Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung
6. Institut Teknologi Bandung (ITB)
7. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto
8. Universitas Gadjah Mada (UGM)
9. Universitas Airlangga (Unair)
10. Universitas Jember (Unej), Jember    
11. Universitas Udayana (Unud), Denpasar
12. Universitas Lambung Mangkurat  (Unlam), Banjarmasin
13. Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda
14. Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar
15. Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar(rfa)
Sumber:kampus.okezone.com

Dyah Wulandary S / Author & Editor

"Skenario perjalanan"

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Distributed By Blogger Template